Kamis, April 03, 2025

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMAN 2 Siabu Semakin Apik


15.k views
Pada Masa Pandemi Covid -19
melanda Indonesia yang imbasnya sekolah-sekolah tidak lagi mengadakan
pembelajaran secara tatap muka langsung di sekolah dan akhirnya sekolah-sekolah
di Indonesia mulai melakukan pembelajaran dengan moda luring (luar jaringan)
dan daring (dalam jaringan).


Di SMAN 2 Siabu sendiri sebelum
tahun pelajaran 2020-2021 atau dipenghujung tahun pelajaran 2019 – 2020 mulai
tidak lagi mengikuti pembelajaran tatap muka langsung di sekolah, namun
melaksanakan pembelajaran moda Kombinasi yaitu moda daring dan moda luring
dimana penyesuaian peserta didik dilakukan melalui pilihan peserta didik
sendiri melalui angket yang diberikan oleh sekolah.



Pelaksanaan daring sendiri
dilakukan pada awalnya menggunakan Grup Whatsapp dimana hanya digunakan untuk
memberi tugas dan mengalami kendala ketika melakukan pembelajaran karena salah
satu komentar peserta didik kurang tersturktur dalam grup tersebut dan kendala
selanjutnya adalah kapasitas memori hanphone jadi penuh sehingga handphone baik
peserta didik maupun guru menjadi error. Pembelajaran melalui Grup Whatsapp
karena mengelami kendala tersebut maka ditahu pelajaran baru tahun 2020-2021 dicarilah
alternatif untuk melaksanakan pembelajaran online dengan mendiskusikan dengan
dewan guru dan hasilnya dipilihlah pembelajaran dengan menggunakan kelas
virtual yaitu menggunakan Grup Facebook dan tetap menggunakan Grup Whatsapp
untuk mengirim Infomasi pembelajaran dan beberapa guru menggunakan Google Form
untuk melaksanakan penilaian.



Dalam Hal ini Kepala SMAN 2 Siabu
memberi kebijakan yaitu memberikan subsidi kuota internet sebesar 8 Giga untuk
guru dan peserta didik. Pemberian Subsidi dari Sekolah sangat membantu dalam
proses pembelajaran daring, Namun karena besarnya kuota yang diperlukan untuk
melaksanakan pelajaran dalam jaringan kurang bisa dilaksanakan dengan baik.



Rencana awal dari
rapat dewan guru penggunaan Grup Facebook sebagai kelas virtual dengan harapan
bisa mengajar secara langsung dan peserta didik langsung menyimak siaran
langsung yang dibuat oleh guru, namun pelaksanaan tersebut karena menggunakan
banyak kuota akhirnya dibuat pembelajaran dengan share link video dan upload
video yang kapan saja bisa ditonton oleh peserta didik.



Jawaban dari
permasalah tersebut di atas bisa terselesaikan dengan hadirnya kuota bantuan
dari kemdikbud dan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dilaksanakan dengan
menambah media pembelajaran yang awalnya menggunakan Aplikasi Whatsapp dan
Facebook ditambah dengan Google Clasroom, Vidio Konfrensi atau belajar secara
tatap muka virtual (Zoom atau Google Meet) Sehingga kuota belajar dari
kemdikbud dapat dipergunakan secara maksimal.



Himbauan Kepada Yth. Bapak/Ibu Guru SMAN 2
Siabu Untuk Mengisi Google Form di bawah ini untuk rekapitulasi Google
Classroom dan Akan dilaporkan ke Cabang Dinas Pendidikan. Pengisian Google Form
ini paling lambat hari Selasa tanggal 06 Oktober pukul 11.00 WIB.