Kamis, April 03, 2025

Fitur Baru Platform Rapor Pendidikan Versi 2.0 Permudah Satuan PAUD Hingga SLTA Lakukan Perencanaan Berbasis Data


15.k views

Schoolmedia News Jakarta ---- Platform Rapor
Pendidikan Versi 2.0 telah dirilis dan dapat dimanfaatkan oleh satuan
pendidikan, mulai dari PAUD, pendidikan dasar, menengah, SLB, hingga
vokasi. Satuan pendidikan dapat menemukan beragam fitur baru.  



“Saat ini platform Rapor Pendidikan hadir dengan proses identifikasi
yang lebih ringkas, refleksi akar masalah yang lebih komprehensif, serta
membantu satuan pendidikan untuk melakukan pembenahan dengan beragam
inspirasi aksi pembenahan yang lebih mendorong aksi nyata”, kata Kepala
BSKAP Kemendikbudristek,  Anindito Aditomo,

 

Dalam proses identifikasi masalah, Nino menjelaskan satuan pendidikan
dapat mempelajarinya secara lebih ringkas melalui Halaman Ringkasan.
Halaman ini diawali dengan deskripsi ringkas kondisi satuan pendidikan
yang dapat dibaca kurang dari 1 menit.

 

Ada pula fitur 6 indikator prioritas bagi jenjang pendidikan dasar dan
menengah, serta fitur 8 indikator prioritas bagi jenjang SMK. Selain
itu, warna indikator kini menjadi tiga warna saja. Warna merah untuk
kondisi yang kurang, kuning untuk kondisi sedang, dan hijau untuk
kondisi yang sudah baik.

 

Di dalam tiap kartu indikator, satuan pendidikan dapat menemukan
perbandingan hasil capaian dengan tahun sebelumnya. Lalu, ada tombol
‘Arti Capaian Saya’ untuk membantu satuan pendidikan dalam memahami skor
dari setiap indikator dan dari mana sumber datanya. Selain itu, satuan
pendidikan dapat mengetahui posisi satuan pendidikannya dibanding satuan
pendidikan lainnya.

 

Sementara, dalam proses refleksi Anindito menyebutkan refleksi akar
masalah kini menjadi lebih komprehensif yang dapat dipelajari melalui
halaman Akar Masalah. Pada halaman tersebut, satuan pendidikan dapat
menemukan deskripsi indikator prioritas, empat kartu akar masalah utama,
berbagai komponen akar masalah. Satuan pendidikan kemudian diajak untuk
berhenti dan merefleksikan sejenak mengenai capaian indikator
prioritasnya. Satuan pendidikan pun dapat mengunduh laporan lengkapnya
dalam format excel.

 

Selanjutnya, satuan pendidikan dapat menggali beragam Inspirasi Benahi
yang lebih mendorong aksi. Susunan inspirasi benahi juga sudah
disesuaikan dan dimulai dengan indikator akar masalah yang paling
mendesak. Selain itu, setiap Inspirasi Benahi dilengkapi dengan tautan
langsung ke langkah pembenahan konkret, seperti Pelatihan Mandiri yang
relevan di Platform Merdeka Mengajar.

 

Kepala satuan pendidikan, pendidik, dan operator satuan pendidikan dapat
mengakses platform Rapor Pendidikan Versi 2.0 melalui laman https://raporpendidikan.kemdikbud.go.id/. Melalui berbagai pembaruan platformnya, satuan pendidikan dapat semakin memahami hasil capaiannya.

 

Publik yang memiliki pertanyaan, kendala, serta masukan terkait platform Rapor Pendidikan dapat mengakses tautan https://bit.ly/FormLayananRaporPendidikan.
Mari bergotong royong bersama seluruh ekosistem satuan pendidikan dalam
memulai langkah pembenahan yang sesuai kebutuhan dengan platform Rapor
Pendidikan.



Sejak dirilis tahun 2022, platform Rapor Pendidikan telah membantu
lebih dari 284 ribu satuan pendidikan melakukan refleksi dan pembenahan,
serta melakukan perencanaan berbasis data. Kepala Badan Standar,
Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Anindito Aditomo,
pada acara Perilisan Rapor Pendidikan Versi 2.0 menjelaskan, “Sebagai
bagian dari Merdeka Belajar, Kemendikbudristek telah melaksanakan
Asesmen Nasional yang mengukur kualitas hasil belajar literasi,
numerasi, dan karakter serta kualitas lingkungan belajar di seluruh
satuan pendidikan di Indonesia.” (10/05/2023)

 

Anindito melanjutkan, “Hasil Asesmen Nasional (AN) ini kami sampaikan
sebagai umpan balik dan dasar melakukan Perencanaan Berbasis Data
melalui Platform Rapor Pendidikan. Platform Rapor Pendidikan ini menjadi
alat bagi satuan pendidikan untuk melakukan proses Identifikasi,
Refleksi, dan Benahi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.”

 

Guna mengoptimalkan pemanfaatan platform, Kemendikbudristek terus
melakukan evaluasi dengan menjaring masukan dan aspirasi dari para
pemangku kepentingan. Evaluasi tersebut mendorong Kemendikbudristek
melakukan penyempurnaan platform Rapor Pendidikan secara berkelanjutan
sehingga satuan pendidikan memperoleh bantuan yang semakin relevan dalam
merencanakan pembenahan.



Tim Schoolmedia